Jakarta – Hari ini, 1 Mei 2017 para buruh di seantero dunia memperingati hari buruh Internasional atau biasa disebut dengan May Day.
Berbicara mengenai hari buruh, diawali pada tanggal 1 Mei 1886, kala itu terjadi demonstrasi buruh besar – besaran di Amerika Serikat. Demonstrasi ini dilakukan oleh sekitar 400.000 buruh yang masih mengusung tuntutan yang sama, pengurangan jam kerja menjadi 8 jam sehari bagi para buruh. Tidak tanggung – tanggung, kali ini aksi demonstrasi berlangsung selama 4 hari, sejak 1 Mei hingga 4 Mei 1886.Demikian dikutip history.com
Hari buruh di Indonesia sendiri pertama kali di peringati pada tahun 1920. Namun sejak pemerintahan masa Orde Baru, hari buruh tanggal 1 Mei tidak lagi di peringati di Indonesia. Hal ini lantaran aksi ini dihubungkan dengan gerakan dan paham komunis. Semenjak peristiwa G30SPKI pada tahun 1965 aksi ini menjadi ditabukan di Indonesia.
Setelah masa orde baru berakhir, tanggal 1 Mei kembali menjadi peringatan hari buruh di Indonesia. Faktanya, kekhawatiran pemerintah bahwa gerakkan massa buruh yang dianggap akan menimbulkan kerusuhan serta mengganggu ketertiban umum tidak pernah terjadi di lapangan. Aksi May Day yang dilakukan buruh malah membuahkan hasil yang baik bagi para buruh di Indonesia.
Hingga saat ini, 1 Mei menjadi hari dengan gerakan besar di seluruh Indonesia, gerakan ini terjadi di berbagai kota besar dan kota kecil di seluruh Indonesia.
Menarik nya, gerakan May Day di Indonesia ini juga di ikuti berbagai macam golongan yang bukan hanya para buruh. Mahasiswa, organisasi kepemudaan serta masyarakat umum turun ke jalanan untuk menyerukan kesejahteraan bagi para buruh Indonesia. Hal ini membuktikan bahwa melalui May Day ini, generasi muda peduli akan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat.
Dan hal ini menjadi bukti bahwa May Day di Indonesia sebagai wujud persatuan dan kesatuan serta wujud semangat besar dari para generasi muda Indonesia. Bahkan hal ini membuktikan tingkat kepedulian dan solidaritas yang tinggi dari anak – anak bangsa.
Ternyata tanggal 1 Mei menjadi hari libur memiliki latar belakang yang luar biasa hingga terjadi pertumpahan darah ya? Sungguh berjasa para martir bagi kesejahteraan buruh di seluruh dunia.
(Fai)
0 komentar:
Posting Komentar