Beritasumut.com-Dinas Pekerjaan Umum Pemerintah Kota Binjai menyatakan perbaikan Jembatan Payaroba di Kecamatan Binjai Barat, yang mengalami kerusakan sejak enam bulan terakhir, akan segera terealisasi pada akhir September 2016.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Seksi Jalan dan Jembatan, Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Pemerintah Kota Binjai, Kuspriyanto, saat dihubungi wartawan via sambungan telepon seluler, Sabtu (17/09/2016)."Perbaikannya kemungkinan dimulai pada akhir September atau awal Oktober, pasca pengesahan P-APBD 2016. Sehingga di akhir tahun ini, kita targetkan Jembatan Payaroba sudah bisa dilalui," terangnya.
Bahkan Kuspriyanto menyatakan, perbaikan serupa juga akan dilakukan terhadap Jalan Letjend Djamin Ginting, dan Jalan Letda Umar Bakri, meskipun dilakukan secara bertahap. Hanya saja untuk Jembatan Payaroba, Kuspriyanto mengaku, perbaikannya tidak akan dilakukan secara menyeluruh, melainkan hanya terfokus pada beberapa segmen konstruksi jembatan, yang mengalami kerusakan.
Selain mempertimbangkan keterbatasan anggaran, dia menyatakan, langkah itu diambil menyikapi hasil uji konstruksi oleh pihak Politeknik USU, yang menyatakan daya tahan bangunan tersebut relatif masih baik."Setelah kita konsultasikan dengan pihak Politeknik USU, mereka menyatakan konstruksi Jembatan Payaroba relatif baik. Bahkan menurut mereka, kerusakan tidak berpengaruh terhadap daya tahan pondasi jembatan," ujarnya.
Apalagi menurut Kuspriyanto, saat ini pihaknya tinggal menunggu distribusi material baja, yang akan digunakan untuk keperluan perbaikan konstruksi jembatan.
Meskipun demikian, dia belum dapat memastikan berapa total anggaran yang dibutuhkan. Sebab biaya tersebut baru bisa dihitung, setelah proses perbaikan Jembatan Payaroba selesai dilakukan."Kita belum bisa pastikan berapa biaya yang dibutuhkan. Sebab inikan masuk proyek swakelola rehabilitasi jembatan. Sehingga setelah selesai dikerjakan, baru bisa dihitung berapa anggaran yang terpakai," pungkasnya.(BS08)
0 komentar:
Posting Komentar