Thursday, 01 September 2016
Ribuan Warga Diduga FiktifDisdukcapil Desak KPU Tunjukkan BuktiAmbon - Disdukcapil Kota Ambon mengaku siap membantu KPU Kota Ambon melakukan validasi ulang Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) yang diduga berisi ribuan warga fiktif.
Disdukcapil mendesak KPU untuk segera menujukkan bukti agar sama-sama mencari solusinya dan memecahkan masalah ini. “Kalau memang benar hasil verifikasi ada 1.000 lebih penduduk yang fiktif maka DP4 itu sendiri akan dicocokan dengan database penduduk wajib KTP Kota Ambon,” tandas Kepala Disdukcapil Kota Ambon, Dien Tuharea kepada Siwalima di ruang kerjanya Rabu (31/8).
Menurutnya DP4 yang diserahkan oleh Kemendagri berdasarkan perekaman yang di kirim oleh masing-masing kabupaten dan kota ke data center termasuk Kota Ambon.
“Saya sangat yakin kalau nama yang ada di dalam DP4 itu tidak mungkin fiktif dan kalau memang ada maka harus kita cocokan dengan data yang dimiliki oleh Disdukcapil,” ungkapnya.
Dikatakan proses perekaman yang dilakukan oleh dinas sudah baik sehingga tidak mungkin ada warga yang hanya namanya ada tetapi ketika dicek itu ternyata tidak ada.
“Tidak mungkin kita memasukan nama orang dalam sebuah data kemudian di kirim lalu ketika di validasi ternyata hanya namanya saja yang ada tetapi alamat yang tertera itu palsu, kilah Tuharea.
Semua warga menurutnya yang ada dalam DP4 itu merupakan warga Kota Ambon olehnya dinas akan melihat data DP4 yang ada ditangan KPU untuk di singkronkan kembali betul atau tidak.
“Harus dicocokan sehingga tidak terjadi salah penapsiran terhadap DP4 oleh masyarakat akan kinerja dinas sehingga semua warga yang punya hak untuk memilih terakomodir masuk dalam DP4,” tandasnya.
Sebelumnya KPU Kota Ambon kaget dengan hasil verifikasi Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) yang disodorkan Pemkot Ambon melalui Disdukcapil yang berjumlah 277.021 pemilih. Ternyata ada seribuan warga diantaranya yang fiktif.
Seribuan warga fiktif itu ditemukan di Desa Batu Merah yang tidak bisa dijelaskan asal usulnya hingga berada di dalam DP4 yang diserahkan kepada KPU untuk diverifikasi.
“Dalam waktu dekat KPU akan meminta pertanggungjawaban dari pemerintah kenapa bisa warga ini namanya tercantum dalam DP4,” kata Ketua KPU Ambon Marthinus Kainama saat sosialisasi pencalonan walikota dan wakil walikota yang berlangsung di Ambon, Selasa (30/8).
Menurutnya dari verifikasi data ini sendiri masih ditemukan ada warga yang sudah meninggal namun masih saja tercantum dalam DP4. “Ini akan sangat merugikan karena banyak warga yang ingin berpartisipasi dalam pemilu namun tidak dicantumkan namun pemerintah justru memasukan seribuan warga fiktif di Batu Merah,” ungkap Kainama.
Sebagaimana diketahui, DP4 yang KPU Kota Ambon yang telah diterima, tercantum 277. 021 pemilih atau terjadi penambahan pemilih dari sebelumnya 256.661 pemilih. (S-39)
0 komentar:
Posting Komentar