LENSAINDONESIA.COM: Sebuah ledakan mengguncang Distrik Chelsea, Manhattan dan melukai 25 orang pada Sabtu (17/9/2016) malam sekitar pukul 21.00 waktu setempat. Tapi seluruh korban tak menghadapi luka serius, menurut Biro Polisi Antiterorisme Kepolisian New York.
Truk pemadam kebakaran dan ambulans berada di lokasi setelah saksi mata menggambarkan terjadinya sebuah kedakan “yang memekakkan telinga” di distrik Chelsea, Manhattan sekitar pukul 21.00 waktu setempat atau 9 pagi WIB. Dugaan awal, ledakan berasal dari alat yang diletakkan di dekat sebuah tong sampah, menurut CNN.
Lokasi ledakan ada di luar fasilitas Associated Blind Housing di 135 W. 23rd Street, tulis Reuters. Fasilitas ini menyediakan tempat tinggal, pelatihan dan pelayanan lain bagi para tuna netra. Lokasi ledakan juga dekat dengan restoran, stasiun bawah tanah, pertokoan, area bisnis dan galeri seni. Adapun orang-orang yang tinggal di lokasi kejadian saat ini dilarang memasuki rumah mereka.
Pihak keamanan New York langsung memperketat pengamanan di lokasi kejadian.
“Ledakannya sangat keras dan memekakkan telinga. Anak saya yang berusia 10 tahun duduk di kursi belakang, dan saat ada ledakan, kaca belakang mobil pecah,” kata Tsi Tsi Mallett, yang tengah berkendara saat peristiwa itu terjadi. Beruntung, anaknya tak terluka sama sekali.
Neha Jain (24) mengatakan dia tengah menonton film di kamarnya saat tiba-tiba terdengar suara ledakan keras. “Foto yang ada di dinding terjatuh, dan kaca jendela terbang seakan ada angin yang meniup. Lalu tercium bau asap. Kami pergi ke bawah untuk melihat apa yang terjadi ketika pemadam kebakaran menyuruh kami mundur,” katanya.
Presiden AS Barack Obama sudah mengetahui peristiwa ini dan akan memberikan keterangan pada pers secepatnya.
0 komentar:
Posting Komentar