Presiden SBY dan Jokowi saat pertemuan 2014 lalu. (ISTIMEWA) LENSAINDONESIA.COM: Mantan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono akhirnya dijadwalkan bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam waktu dekat. Direncanakan pertemuan itu akan berlangsung usai pelaksanaan Pilkada serentak tahap II.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan di Kompleks Istana Presiden, Jakarta menandaskan Istana telah merencanakan pertemuan tersebut. “Setelah di televisi SBY menyampaikan keinginannya untuk bertemu, Presiden Jokowi kemudian merencanakan pertemuan itu,” ujarnya, Jumat (3/2/2017).
Soal kapan pertemuan akan digelar, Luhut mengatakan akan menunggu pelaksanaan Pilkada serentak, pertengahan Februari 2017. Dia juga menyatakan pertemuan ini dilakukan tanpa penghubung atau pihak ketiga. Soal apa topik pembicaraan keduanya nanti, Luhut tidak bisa bicara banyak.
“Saya melihat (pertemuan Jokowi-SBY) hanya supaya tenang. Kalau tenang ya sudah, nanti yang mau menang (Pilkada) siapa pun silakan-silakan saja,” ujar Luhut.
Beberapa hari lalu, SBY menyatakan keinginannya untuk bertemu dengan Presiden Jokowi. Dia ingin blak-blakan mengenai kondisi bangsa saat ini DAN memberi klarifikasi atas tuduhan-tuduhan yang dialamatkan kepadanya yang menurutnya tidak benar. SBY sempat mengungkap ada pihak-pihak di lingkaran Jokowi yang menghalangi pertemuan keduanya.
“Saya sebetulnya ingin melakukan klarifikasi secara baik dengan niat dan tujuan baik supaya tidak menyimpang, baik Pak Jokowi maupun saya, prasangka, praduga, perasaan enak atau tidak enak, atau saling curiga,” ucap SBY.
SBY kembali menyinggung soal dirinya yang dituduh menggerakkan dan mendanai aksi 4 November 2016, kemudian soal tuduhan dirinya terlibat upaya makar. Bahkan, tuduhan dia memerintah mengebom Istana.
“Oleh karena itu, bagus kalau saya bisa bertemu, sekali lagi blakblakan apa yang terjadi, apa yang beliau dengar supaya ada dialog, mana yang benar, mana yang tidak benar,” ucap SBY.
SBY mengaku mendapat informasi dari tiga orang sumber bahwa sebenarnya Jokowi ingin bertemunya. SBY tak menyebut siapa sumber tersebut. “Tetapi, dilarang dua, tiga, orang di sekeliling beliau. Dalam hati saya, hebat juga yang bisa melarang Presiden kita untuk bertemu sahabatnya yang juga mantan presiden,” ucap dia. @kmp/licom
0 komentar:
Posting Komentar