Jumat, 24 Februari 2017

Pangilma TNI dan Kapolri dampingi Presiden Jokowi buka Tanwir Muhammadyah di Ambon

Presiden Joko Widodo nampak serius mengikuti acara Sidang Tanwir Muhammadyah. Panglima TNI Jenderal TNI Gator Nurmantyo dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian terlihat di deretan kiri. @foto:kadispenum

LENSAINDONESIACOM: Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dan Kapolri Jenderal Pol hadir dalam rangka acara pembukaan Sidang Tanwir Muhammadyah oleh Presiden RI Ir H Joko Widodo di Gedung Islamic Centre, Kota Ambon, Maluku, Jumat (24/2/2017).

Sidang Tanwir Muhammadyah mengusung tema “Kedaulatan dan Keadilan Sosial Untuk
Indonesia Berkemajuan”, merupakan forum permusyawaratan tertinggi kedua, di bawah
muktamar, bagi organisasi yang didirikan pada tahun 1912.

Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa, Muhammadiyah sebagai
sebuah organisasi Islam di Indonesia mampu membawa misi Islam dengan baik, untuk kemajuan bangsa dan negara.

“Muhammadiyah sebagai pembawa misi Islam berkemajuan telah terbukti menjadi kekuatan transformatif terbangunnya kehidupan umat yang lebih baik sebagai salah satu organisasi tertua di Indonesia. Muhammadiyah memiliki kiprah dan kontribusi yang sangat besar bagi pembangunan bangsa,” katanya.

Lebih lanjut Presiden mengatakan bahwa, kontribusi Muhammadiyah untuk membangun
negeri telah dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat di Indonesia, baik melalui layanan pendidikan maupun kesehatan serta layanan sosial lainnya yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Muhammadiyah saat ini memiliki 4.263 sekolah TK, 2.252 sekolah SD dan Madrasyah Ibtidaiyah (MI), 1.632 sekolah SMP/MTS, 1.632 sekolah SMA/SMK dan 1.291 Madrasah Aliyah serta 171 perguruan tinggi. Ini adalah sebuah kekuatan yang sangat besar,” ungkapnya.

Presiden Joko Widodo percaya jika misi Islam berkemajuan yang dilakukan Muhammadiyah menjadi sebuah kekuatan yang harus terus dijaga. “Kalau komitmen ini kita jaga terus dan bersama-sama bergotong royong, maka akan mewujudkan masyarakat yang beradab, maju, berdaulat dan berkeadilan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan
kunjungan kedua di wilayah Maluku. “Saya sangat cinta terhadap masyarakat Maluku serta warga Muhammadiyah, sehingga dalam dua minggu terakhir ini saya sudah dua kali datang ke Kota Ambon, khusus kedatangan saya kali ini untuk membuka sidang Tanwir Muhammadiyah,” ujarnya.

Selesai membuka acara, Presiden Joko Widodo didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menuju gedung Kristiani Centre yang ada di kawasan Talake untuk membuka musyawarah besar para Raja (Latupatti) se-Maluku. Dalam kesempatan tersebut, Presiden dianugerahi gelar adat oleh para Raja se-Maluku.

Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya, Ketua DPR RI Setya Novanto, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendi, Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Gubernur Maluku Said Assagaff, Ketua Umum Pengurus Pusat Muhamadiyah Haedar Nashir dan 1.000 anggota DPP Muhammadiyah seluruh Indonesia. @licom_09

Autentikasi :
Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bedali Harefa, S.H.

0 komentar:

Posting Komentar