Mamuju – Adanya informasi di sejumlah Media yang mengklaim terhadap Pulau Bala – Balakang milik Pemerintahan kabupaten Mamuju yang di duga dicaplok oleh Kalimantan Timur ( Kaltim ). Ditanggapi ringan Bupati Mamuju Drs. H. Habsi Wahid kepada sejumlah awak media.
Habsi mengatakan, klaim atas pulau terluar dari wilayah Kabupaten Mamuju tersebut tidak beralasan dan tidak mungkin terjadi, pasalnya sejak daerah Kabupaten Mamuju masih dalam wilayah administrasi Provinsi Sulawesi Selatan, daerah Kepulauan Bala – balakang jelas adalah masuk disalah satu wilayah administrasi Kabupaten Mamuju yang tercatat hingga kini.
“Mungkin itu daerah lain “ kata Bupati menimpali pertanyaan wartawan yang menyebutkan saat ini Bala-balakang masuk dalam RTRW Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Namun dengan nama yang sedikit berbeda yakni Bala-balangan, kitakan tidak pernah mengenal nama itu, yang kita punya adalah Bala-balakang jadi mungkin itu di tempat lain,” jelas Habsi Wahid kepada sejumlah wartawan diruang kerjanya Senin.(13/03/2017).
Masih Habsi, selain tertuang dalam RT/RW Pemprov Sulsel yang kala itu Mamuju masih dalam wilayah Pemerintahan Sulawesi Selatan. Saat ini kata dia, Provinsi Sulawesi Barat yang merupakan pemekaran dari Sul-Sel, pulau Bala – Balakang masih dalam wilayah administrasi Pemkab Mamuju, bahkan struktur organisasi pemerintahan Kabupaten Mamuju, mulai dari tingkat Desa sampai Camat jelas telah lama ada di Pulau Bala – Balakang.
“Bala – Balakang dari dulu itu masuk dalam wilayah kabupaten Mamuju dan itu diakui, apalagi struktur organisasi pemerintahan Kabupaten Mamuju, mulai dari tingkat Desa sampai Camat jelas telah lama ada di Pulau Bala – Balakang,”ujar Habsi.
Menurut Hasbi,dari sisi Defacto selama ini Pemerintah daerah baik Provinsi Sulbar maupun Kabupaten Mamuju, tak luput memberikan program-program untuk masyarakat Pulau Bala – Balakang, baik terhadap kelompok – kelompok nelayan berupa fasilitas kapal nelayan atau program lainnya, bahkan sementara ini Pemkab Mamuju juga telah memprogramkan pengadaan kapal Feri Mini yang menelan anggaran lebih dari satu Milyar Rupiah yang akan dijadikan sarana transportasi untuk masyarakat Bala – Balakang ke Mamuju. Semua itu kata dia, adalah bukti – bukti secara fakta yang telah dilakukan pemerintah Kabupaten Mamuju.
“Ditegaskan baik secara dejure maupun defacto tidak ada yang tidak membenarkan bahwa Pulau Bala – Balakang adalah salah satu wilayah administrasi daerah Kabupaten Mamuju,”kuncinya. (ady)
0 komentar:
Posting Komentar