Sabtu, 11 Maret 2017

Dirjen Binamarga dan BPJN Papua Barat Evaluasi Ruas Jalan Sorong-Manokwari

IMG-20170310-WA0044

MANOKWARI, AMUNISNEWS.COM-
Balai jalan Nasional Wilayah XVII Manokwari Provinsi Papua Barat mengadakan roadshow sekaligus mengadakan evaluasi dan pemantauan ruas jalan / proyek Sorong Manokwari.

Giat roadshow dan evaluasi pekerjaan ruas jalan berawal mulai start dari Sorong, Jumat 17 Februari 2017 hingga sampai Manokwari, Senin 20 Februari 2017.

Turut serta dalam kegiatan ini Ir S Ginting, MT yang mewakili Kasubdit Direktorat Jenderal Binamarga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kepala Balai PJN wilayah XVII Manokwari, Ir Yohanis Tulak Todingrara MT , Albert Nauw Kepala Bidang infrastruktur yang mewakili dari Bappeda Provinsi Papua Barat, para Kasatker dan Pejabat pembuat Komitmen(PPK) serta para mitra kerja.

“Kami memohon kepada pihak balai Manokwari, dalam hal ini Kabalai agar kiranya dapat membangun Papua Barat ini dengan baik, agar keterisolasian di Papua Barat semakin berkurang, sehingga proyek MegaNasional nawa cita,yang dicanangkan oleh Bapak Presiden Joko widodo bisa terlaksana dengan baik,” kata Ginting.

Ir Yohanis Tulak kepada awak media mengatakan untuk ruas jalan Nasional yang ada di Provinsi Papua Barat ditargetkan pada tahun 2017 ini akan tersambung, keseluruhanannya adalah 1.070, 62 KM dan yang belum terhubung adalah sepanjang 11, 86 KM ( 1,11%) dan itu terbagi atas beberapa bagian dimana sepanjang 607, 92KM(56,78%) Sudah teraspal, sementara jalan masih berupa tanah 450,84KM atau sekitar 42,11%.

“Dan ada juga yang namanya perbaikan geometrik sebanyak 50,74KM atau sekitar 8,84% dan ada yang namanya juga perbaikan grade sebanyak 154, 94KM atau setara dengan 42,11%,” terang Kabalai.

Untuk ruas jalan Sorong – Kambuaya – Manokwari perbaikan geometriknya sekitar 29, 50KM sedangkan untuk ruas jalan Manokwari -Wasior terdapat juga penurunan grade 61,24KM
Ruas jalan Sorong- Kambuaya-Manokwari perbaikan gemetriknya sekitar 29,50KM dan juga terdapat alih trase sepanjang 11KM serta terdapat penurunan grade sekitar 18,50KM dan ruas jalan Manokwari Wasior
Terdapat penurunan grade 61,24KM selain itu juga penggantian dan pembangunan jembatan juga sangat diperlukan .

“Di ruas ini terdapat sekitar 233 buah jembatan dengan total sepanjang 4,1 50 KM untuk ruas jalan petik bintang akan ada penanganan khusus, hal ini dikarenakan di samping ketinggiannya juga kondisi serta struktur tanahnya yg memang membutuhkan penanganan khusus dan disini nantinya akan kita terapkan sistem atau teknologi terbaru,” Yohanis.

Ketika disinggung terkait material yang digunakan untuk pembangunan ruas jalan yang dimaksud yohanis mengatakan bahwa material lokal yang digunakan adalah material lokal seperti kapur / karang (lime stone).

“Ini kita gunakan untuk pelapisan pondasi perkerasan jalan , dimana untuk diketahui juga bahwa sanya material yang ada diwilayah ini sangat susah terutama Batu dan pasir alam,” tambahnya.

Sementara itu Kepala Bidang Infrastruktur Badan Perencanaan dan Pembangunan daerah provinsi Papua Barat Albert Nauw turut mengapresiasi dengan apa yang telah dikerjakan oleh pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional wilayah XVII Manokwari, dimana asas manfaatnya bisa dirasakan bersama dan hal ini memberi dampak positif bagi masyarakat
Untuk diketahui bersama kegiatan berawal dari kota Sorong menuju kabupaten Sorong, Maybrat , kabupaten Tambrau lanjut ke Manokwari Selatan , Kabupaten Manokwari Mameh dan mendekati Distrik persiapan Windesi Kabupaten Teluk Wondama dimana perjalanan dari Kabupaten Manokwari menuju Windesi membutuhkan memakan waktu 16 jam dengan medan yang cukup berat di kilometer 1 sampai 20 dari pertigaan Mameh (Rahman)*/dra

(Visited 2 times, 2 visits today)

0 komentar:

Posting Komentar