Rabu, 08 Maret 2017

Gus Ipul minta hasil tes permen narkoba segera diumumkan

Permen berbentuk dot yang diduga mengandung narkoba ditemukan di sejumlah TK/SD di Surabaya. Foto: Istimewa

LENSAINDONESIA.COM: Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf memastikan permen diduga mengandung narkoba telah dicabut dari peredaran. Selain itu pihaknya juga menginstruksikan pada BNN dan BBPOM untuk melakukan uji sampel untuk menepis keresahan di tengah masyarakat.

“Temuan permen diduga mengandung narkoba dipastikan sudah dicabut peredarannya. Kita tunggu hasil tes (laboratorium) dari BNN. Ini kan sudah disita dan dites, kita tunggu mudah-mudahan segera keluar hasilnya dan diumumkan cepat,” kata Gus Ipul (sapaan akrab Saifullah Yusuf) di Surabaya, Rabu (8/3/2017).

Menurut Wagub dalam permasalahan seperti ini perlu tindakan cepat, selain menghindarkan anak-anak dari bahaya narkoba jika benar ada kandungannya, hal penting lainnya yaitu membangun kesadaran untuk memilih makanan sehat bagi anak-anak.

“Kalau terindikasi ada narkoba, yang pertama harus ada langkah penegakkan hukum. Kedua, yang tak kalah penting yaitu membangun kesadaran semua pihak, mulai dari orang tua, anak-anak harus kita didik supaya mereka mau memilih makanan sehat,” cetusnya.

Diakuinya, saat ini banyak dari produk makanan yang dijajakan di sekolah tidak higienis dan tak memenuhi standar. Sebab itu peran sekolah melakukan pengontrolan penting dilakukan.

Terkait makanan maupun permen diduga mengandung narkoba Gus Ipul mengaku telah mendengarnya. Dengan adanya temuan permen di sejumlah sekolah di Surabaya tersebut sekaligus menjadi kewaspadaan bagi berbagai pihak baik pemerintah maupun orang tua. Terlebih saat ini telah masuk narkoba jenis baru yang belum ada larangan di Indonesia.

“Saya dengar banyak sekali, macam-macam ya, ini perlu dipastikan dimana ada makan yang mengandung narkoba atau bahan-bahan berbahaya. Kemarin saya dapat dari BNN ada beberapa jenis-jenis narkoba yang belum ada larangannya di Indonesia,” tegas Gus Ipul.

Seperti dikethui, Warga Surabaya dan sekitarnya dihebohkan dengan keberadaan permen diduga mengandung narkoba. Ceritanya menjadi viral diberbagai media sosial. Seruan untuk waspada akan permen itu pun mengemuka di kalangan masyarakat.

Bahkan, pada Selasa (7/3/2017) kemarin Satpol PP Surabaya gencar melakukan razia permen berbentuk dot yang terindikasi narkoba di sejumlah sekolah TK dan SD. Tercatat ratusan permen dot diduga mengandung narkoba telah diamankan.@sarifa

0 komentar:

Posting Komentar