Sabtu, 29 April 2017

Lepas Kapal Kemanusiaan, Gus Ipul Ajak Masyarakat Perkuat Rasa Peduli

Surabaya – Kapal kemanusiaan merupakan inisiasi Aksi Cepat Tanggap (ACP) akan berlayar dari Surabaya menuju Mogadishu Somalia mendapat perhatian khusus oleh Wagub Jatim, Drs. H. Saifullah Yusuf. Kapal tersebut membawa bantuan berupa beras bagi masyarakat di Afrika yang mengalami krisis kelaparan. 

Kepedulian ACP menggugah semua pihak untuk lebih memperkuat kepedulian antar sesama. Kapal Kemanusiaan membawa misi yang luar biasa, demikian disampaikan Wagub Jatim, Drs. H. Saifull Yusuf saat Pemberangkatan Beras Untuk Kelaparan Afrika di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Sabtu (29/4). 

Menurutnya, hal yang telah dilakukan ACP menjadi inspirasi bagi masyarakat bahwa dalam memberikan bantuan tidak mengenal jarak. Hal ini merupakan bagian dari menjalankan perintah Tuhan  akan kepedulian sesama. 

“Solidaritas antar sesama dan bangsa seperti ini, sebelumnya terlihat saat Aceh terlanda bencana tsunami. Negara lain ikut berempati terhadap bencana yang dilanda Indonesia. Dengan adanya kapal kemanusiaan ini, masyarakat Indonesia menunjukkan solidaritas terhadap negara lain yang mengalami bencana yang berbeda kondisinya,” jelas Gus Ipul. 

Wagub Jatim itu kagum ketika memperoleh informasi tentang para donatur yang ikut serta dalam kegiatan Kapal Kemanusiaan.  Dari sekitar 1.000 ton beras yang dibawa ke Somalia, sebagian besarnya berasal dari masyarakat menengah kebawah. Hal itu menunjukkan, masyarakat kita berempati terhadap kegiatan kemanusiaan. Semoga bisa bermanfaat dan menolong saudara kita disana, ucapnya. 

Sementara itu, Presiden ACT, Ahyudin menjelaskan Kapal Kemanusiaan mengirimkan 1.000 ton beras atau setara 48 ribu karung beras pada tahap pertama. Beras tersebut dimuat kedalam 40 kontainer. 

“Program ini terkait situasi kelaparan yang berhitung dengan waktu, sementara proses edukasi dan penggalangan masih simultan berjalannya. Targetnya sampai akhir tahun bisa memberangkatkan 25 ribu ton beras,” jelasnya. 

Ia menambahkan, setidaknya di Afrika ada sekitar 25 juta orang yang dilanda kelaparan. Setidaknya setiap jam ada 108 orang meninggal akibat kelaparan di Afrika. Jika tidak ada pertolongan dan kepeduliaan dari kita, maka akan menjadi malapetaka kemanusiaan terbesar, tambahnya.  (hms/dn-2)

REKOMENDASI :

0 komentar:

Posting Komentar